Senin, 10 Oktober 2016

Oreo Cheese Cake Lumer

Hallooo!!!
Pengen banget rasanya blog ini disamperin sama banyak orang kayak blogger-blogger lain. Tapi apa daya, kemalasan untuk memperbarui isi blog lebih besar sepertinya dengan keinginan blognya makin bagus? --..--'

Eh, tapi serius loh wording atau merangkai kata itu gak segampang yang dikira banyak orang juga. Salah satu rekan saya di kantor, setiap hari heeboooh soal wording untuk upload akun instagramnya kantor. Dia selalu bingung 'Enaknya ditulis apa ya?', 'Eh, Dek (saya) ada ide nggak? Yang menarik gitu?', bahkan hari ini  dia mau ke toko buku untuk cari buku yang special bahas soal wording. Belum tau juga ada atau enggak buku yang bahas soal caption instagram.

  

Membuat tulisan yang simple, singkat, tapi menarik dan juga maksud yang diingin tersampaikan itu perlu banyak-banyak latihan sepertinya yaa... Saya sendiri masih bingung mau membawa ke mana blog ini. Saya suka baca novel, jadi saya mencoba untuk menulis cerita romansa di blog ini. Sayangnya, sejak adanya android di tangan, saya jadi males baca buku! Yang saya buka yaaa instagram sama youtube terus. --..--" Jadi akibatnya cerita soal Rose dan Ed masih menggantung di Chapter 5. :'(

Memasak adalah hal lain yang saya sukai. Resep-resep di blog ini juga hasil praktek saya dalam hal memasak. Banyak sumber yang saya dapat dalam memasak, selain keluarga dan internet, ada Pak Boss yang suka masak juga. Alhamdulillah aja gitu, punya pasangan yang suka masak, bisa gantian deh masaknya. Hahaha... Resep berikut adalah salah satu resep simple yang saya coba di rumah. Sebenarnya resep ini sudah mendekam di laptop saya sejak awal tahun sepertinya (tapi makanannya cuma bertahan beberapa jam kok, karena masuk ke perut-perut para hadirin di rumah. Hehe). Resep ini juga sudah pernah saya posting di cookpad. Waktu itu, saya cuma mau share dessert yang no bake tapi enak dan yang jadi acuan utama waktu itu adalah semua bahan bisa dibeli di minimarket terdekat (Yah, tau lah yang dua minimarket terkenal ituuu...). Eh, sekarang malah lagi trend yang namanya cheese cake lumer. So, scroll langsung ke bawah yaa...


1. Siapkan bahan-bahannya ladiiieess....

  • 2 bungkus oreo - hancurkan dengan apa saja. (Me way: dalam plastik trus digebugin pake rolling pin)
  • 1/2 cup whipped cream powder
  • 1 botol susu vanilla (sekitar 190-200, no matter what brand yaa)
  • 100 gram keju, parut halus
  • es batu dan air es untuk bantu proses kocok whipped cream
  • 2 sdm margarine/mentega, lelehkan

  • Versi tiramisu:
  • 2 bungkus kejucake
  • 1 sdt kopi + 2sdt gula, seduh dengan air panas satu cangkir (butuhnya beberapa sendok aja sih, tapi saya minum sisanya, haha)





2. Rebus susu dan keju sampai larut dan tidak menggumpal. Dinginkan sampai benar-benar dingin, masukkan beberapa buah es batu untuk mendinginkan. Masukkan chiller sampai benar-benar dingin. Larutan keju inilah yang kita gunakan untuk membuat whipped cream nya. Jadi, pastikan susu keju ini benar-benar dingin. Sambil menunggu proses susu keju ini, hancurkan oreonya, jangan sambil inget mantan yaa Ladies, ntar hilang oreonya.




3. Ukur susu keju tadi sampai seukuran 1 Cup, jika kurang tambahkan air es sampai penuh satu cup. Kemudian masukkan ke dalam mangkuk bersamaan dengan whipped cream bubuk dan kocok sampai kaku. Prinsipnya adalah 1 ukuran whipped cream bubuk dikocok dengan 2 kali lipat cairan super dingin dari ukuran whipped cream bubuk.

Tips untuk mengocok whipped cream:
Gunakan dua mangkok tumpuk. Mangkuk di bawah berisi es batu dan air es, dan mangkuk di atasnya berisi campuran whipped cream. Kocok whipped cream di atas mangkuk es tersebut.




4. Dalam mangkuk terpisah campurkan oreo yang sudah dihaluskan dengan lelehan margarine/mentega. Saya lebih suka margarine untuk resep ini karena memunculkan rasa gurih pada base oreo-nya. Dalam jar yang sudah disiapkan, susun campuran whipped cream dan campuran oreo secara bergantian. Diamkan cake dalam kulkas minimal 4 jam atau semalaman (lama yaa... saya juga sebel nunggunya), kemudian santap dingin-dingin.

Versi tiramisu: Kejucake nya dilaapisi cairan kopi, baru dilapis-lapis dengan whipped cream.





TIPS untuk Jar:

  1. Gunakan botol bekas selai, saya pakai bekas ovomaltine.
  2. Gunakan wadah kecil-kecil seperti tupperware pettite yang saya pakai.
  3. Gunakan alumunium foil cup/paper cup yang tebal. 




HAPPY WHIPPING!!!!!

Sabtu, 23 April 2016

Puisi Tai

Ini sebuah titik
titik akhir
titik terendah asaku

Datang dan pergi suka hati
Taik!

Kutemu manusia
tuk benci
sampai mati

Datang dan pergi suka hati
Taik!

Tanpa usaha, tanpa nyali
Dasar babi

Ini sebuah titik
titik habis ragaku
titik beku hatiku

Kau janji, ku pergi
suka hati
Taik!

Senin, 18 April 2016

GAMEOVER

I have a game....
I play the game
Step forward, back, run, walk, down, and up

I play the game
Turn over, kick, break, tear
I'm the player
I'm the controller

I play the game
but I'm lose
so I choose to quit

GAMEOVER

Sabtu, 16 April 2016

Untitled

Tidak berarti lagi katamu...
Semudah itu kau ucap

Segampang ini katamu
Setelah semua

Taukah kau aku berlarian
Aku terkejar memori
Memburu menusuk aku
Letih

Jangan kau tanya selanjutnya
karna aku pilih henti
Jangan kau ulang cerita
karna aku pergi

Lalu biarkan aku menangkap semu wajahmu
Kumpulkan manismu bawah bintang
Tuk sediaku kenang

Kamis, 14 April 2016

Chicken Pringles _ Nasi Keju


Halloooo ... Ya setelah kegalauan melanda saya dengan membabi-buta sehingga postingan di blog ini semuanya hanya puisi alay (maafkan saya, pemirsah), akhirnya saya post resep lageeee!!!!

Resep kali ini agak sedikit nyeleneh dan menyebalkan. Jadi ceritanya, Bunda saya punya kenalan di kantor yang jualan camilan, aneka cemilan dan jajan bikin batuk (orang bilanc 'ciki', saya suka bilang gitu saja... haha). Kemudian si tante itu jual Pringles, tau kan? Salah satu jajan bikin batuk yang terkenal dengan enaknya keripiki kentangnya? Nah, ada promo beli dua gratis satu, belilah Sang Bunda jajan bikin batuk itu. Pada suatu petang (ciyeee....), adek saya kelaparan, buka kulkas saya melihat beberapa makanan dan bahan makanan termasuk si jajan bikin batuk ini, jadi lah saya membuat makanan ini. Check it out lah buat resep dan ide nya....

Bahan:
250 gram ayam dada filled (skinless, boneless)
2 sdm maizena
2 sdm mayoneize
1 sdt oregano
1 sdt basil
3 sdt boncabe
1 sdt garam
1/2 sdt merica
1 sdt kecap asin
daaaan Pringles!
Mentega untuk olesan loyang / Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Hancurkan pringles sampai berkeping-keping seperti hatiku... (eyaaaa.....--..--"). Sisihkan.



2. Dalam sebuah wadah masukkan daging ayam yang sudah dipipihkan bersama semua bahan lain. Campur rata. Diamkan di dalam kulkas selama 30 menit - 1 jam.





3. Setelah di diamkan dalam kulkas, bungkus daging ayam dengan pringles yang sudah berkeping-keping tadi. Oven di atas loyang yang sudah di olesi mentega sampai matang (sekitar 45menit yaa), kalau mau cepat goreng saja di minyak yang benar-benar panas dan api kecil.

4. Sajikan dengan nasi panas yang diparuti keju.

Terima kasih semuanya!!! 

Gigihku Bencimu

Kini aku berusaha dengan penat
Bersaing dengan kenangan
Berlari menjauh memori

Terucap kata henti
Tergugah pula untuk kembali

Kini ketika aku berusaha pergi
Jiwaku mati
Tak kusangka ujung sesakit ini

Ijinkan aku menangis
Sekali ini saja
Sedahsyat rasaku

Ijinkan air mataku
Sekali ini saja untuk dunia tau
Selinu hatiku

Kemudian kan kubendung air mata seperti biasa
Sembunyi dari dunia

Kini yang kucoba adalah benci
Coba ingat pilu yang kau buat

Ketika luluh pada matamu mulai tusuk aku
Kukorek luka dari kata lakumu
Kumainkan sayat dalam hatiku
yang tersembunyi
yang kau anggap mati

Ini aku, gigihku
untuk bencimu

Selasa, 26 Januari 2016

Dimsum Goreng Isi Ayam

Hai semua!

Yepz, saya pecinta makanan manis. I love cake, chocolate, cookies, cupcake, and any kind of sweet thing! Makanan yang sering saya buat saat waktu senggang adalah makanan manis. I am a freakin' sugar lover. Menurut saya, makanan manis bisa menenangkan emosi saya, rasanya nikmaaaat banget kalau saya bisa menikmati cake, chocolate, atau cookies tanpa ada yang mengganggu. Nah, salah satu sahabat saya tidak suka susu dan makanan manis, jadi sedikit patah hati waktu dia menolak cake yang enak banget (waktu itu cake natal buatan eyang saya...), hiks. Kemudian, saya tanya "Kamu suka apa?" dan dia menjawab "Aku iki senengane gorengan. Ngene-ngene iki... Duuuh..." (Aku ini suka gorengan, makanan kayak begini ini. Aduuh...). Jadi sejak saat itu saya berfikir, mungkin saya harus lebih sering explore ke sayuran dan gorengan yaa, untuk menyenangkan dia. Langsung aja ini resepnya...


Bahan:

1 pack kulit pangsit kotak ukuran kecil
300 gram filled ayam (blender atau cincang halus)
3 buah bawang prei (rajang halus)
1 buah wortel (parut)
1 butir telur
1 sdm maizena
2 sdm tepung terigu
1 sdt saus tiram
1 1/2 sdt garam
2 sdt kecap asin
1 sdt merica

Cara membuat:

1. Aduk semua bahan kecuali kulit pangsit.
2. Isikan bahan isi tersebut ke dalam kulit pangsit. Jangan terlalu banyak yaa,,, Isi yang banyak memang yummy, tapi akan membuat isian susah matang. Padahal kulit pangsit sangat mudah sekali matang dan hangus. Triknya jika ingin isiannya banyak adalah pipihkan isi dan sebar ke kulit, jangan sampai menggumpal dalam satu titik. (Anda tau maksudnya ya, kan? Hehe...)
3. Rekatkan kulit dengan putih telur, atau campuran air dan maizena, atau air biasa saja juga bisa.
4. Goreng hingga kecoklatan. Pastikan minyak benar benar panas sebelum memasukkan gorengan. Goreng dengan api yang sangat kecil hingga matang sempurna sampai dalam. Gorengan pertama biasanya akan gosong karena panas belum stabil, tapi kedua dan selanjutnya akan cantik kok. Selamat mencoba!

Note: untuk isian bebas yaa sebenarnya, mau pake ayam, daging cincang, udang, telur, kornet, sosis, jamur, bebaaassss.... Sayurnya juga bebas, bisa ditambah bayam rebus yang dicincang, mau ditambah keju di dalamnya juga oke.